Breaking News:

Lawan Covid19

MASUKI Libur Nataru, Kominfo Minta Masyarakat Patuh dan Perhatikan Aturan Pengetatan Perjalanan

Lemahnya penerapan protokol kesehatan dan juga lonjakan mobilitas warga menjadi salah satu pemicu paparan terhadap virus Covid- 19.

Editor: Candra Isriadhi
Kolase TribunNewsmaker - Istimewa dan Pixabay.com
Ilustrasi Pasien Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, berkaca dari pengalaman libur panjang beberapa waktu terakhir, lemahnya penerapan protokol kesehatan dan juga lonjakan mobilitas warga menjadi salah satu pemicu paparan terhadap virus Covid- 19.

Terlebih, menjelang hari raya Natal serta tahun baru ini, potensi kerumunan yang menyebabkan penyebaran Covid-19 mungkin saja bisa terjadi.

Maka, Dedy mengatakan, pemerintah menghimbau masyatakat agar tetap memperhatikan aturan yang ada selama periode Natal dan tahun baru ini.

Hal itu disampaikan Dedy saat konferensi pers Menolak Hoaks Covid-19 #IndonesiaBisa yang disiarkan kanal YouYube Kominfo TV, Kamis (16/12/2021).

Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo Dedy Permadi saat konferensi pers Menolak Hoaks Covid-19 #IndonesiaBisa yang disiarkan kanal YouYube Kominfo TV, Kamis (16/12/2021).
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo Dedy Permadi saat konferensi pers Menolak Hoaks Covid-19 #IndonesiaBisa yang disiarkan kanal YouYube Kominfo TV, Kamis (16/12/2021). (Caputre Video)

"Menjelang periode hari raya Natal pemerintah kembali meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Bagi masyarakat yang akan melakukan mobilitas pemerintah menghimbau agar masyarakat memperhatikan aturan pengetatan perjalanan yang telah ditetapkan," kata Dedy.

Dedy juga mehimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melaksanakan penetapan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi menyebabkan kerumunan. Misalnya, gereja hingga tempat wisata lokal.

"Menjelang hari raya Natal seperti gereja atau tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah Natal tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal," terang Dedy.

4 hal yang perlu diketahui soal Omicron

Waspada varian baru Covid-19 Omicron, Binda DIY kejar target vaksinasi
Waspada varian baru Covid-19 Omicron, Binda DIY kejar target vaksinasi (Istimewa)

Apa Itu Varian Omicron?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamai varian baru virus corona B.1.1529 sebagai "Omicron".

Pengumuman itu dikelurakan pada hari Jumat di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa varian itu sangat menular dan dapat mengurangi kemanjuran vaksin.

Varian yang diturunkan dari garis keturunan B.1.1 ini "belum pernah terjadi sebelumnya" dan "sangat tidak biasa" dalam jumlah mutasinya.

B.1.1529 memiliki 32 mutasi yang terletak di protein lonjakannya, termasuk E484A, K417N dan N440K, yang bisa membantu virus lolos dari deteksi antibodi.

Mutasi lain, N501Y, tampaknya meningkatkan kemampuan virus untuk masuk ke sel kita, membuatnya lebih mudah menular.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved