Israel Tersudut 3.000 Kematian Tragis Anak-anak Korban Bombardir Gaza, PBB & Indonesia: Data Akurat!
Israel semakin tersudut 3.000 kematian tragis anak-anak korban bombardir Israel di kawasan Gaza, Palestina, sejumlah negara mengecam!
Editor: Dika Pradana
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Israel semakin tersudut 3.000 kematian tragis anak-anak korban bombardir Israel di kawasan Gaza, Palestina.
PBB dan Indonesia menyatakan data akurat 7.000 warga sipil Palestina, 3.000 di antaranya anak-anak, jadi korban tewas agresi Israel adalah akurat.
Israel dengan berbagai argumentasi mencoba untuk menyebutkan data tersebut dipertanyakan akurasinya.

Aksi brutal pengeboman Israel yang telah menewaskan 3.000 anak-anak di Gaza menuai beragam kecaman dari sejumlah negara.
Pemerintah Indonesia pun turut menyuarakan aksi gencatan senjata dari kedua pihak.
Militer Israel mencoba mengaburkan dan membuat data tersebut terkesan tidak dapat dipercaya.
Namun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Badan Kesehatan Dunia (WHO), Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dan media dunia justru memastikan keakuratan data tersebut.
Baca juga: AKHIRNYA Israel Mulai Serangan Darat Besar-besaran ke Gaza, Buldozer Ratakan Tanah, Ledakan Beruntun
Baca juga: Israel Kepung Total Bantuan Kemanusiaan Gaza, Pasokan Listrik dan Air Diputus, Rumah Sakit Lumpuh
Di tengah pengepungan dan pengeboman yang dilakukan Israel dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, menemukan jawaban yang pasti bukanlah hal yang mudah.
Layanan seluler di Gaza, wilayah Palestina yang sudah diduduki Israel sejak 1967 dan diblokade sejak 2007 itu, jelek. Sementara internet dan listrik padam.
Serangan udara Israel telah menghancurkan jalan dan meratakan permukiman serta memperlambat upaya penyelamatan.
Dokter-dokter di ruang jenazah yang penuh sesak dan di lorong rumah sakit, berjuang untuk mengidentifikasi jenazah yang terperangkap di bawah reruntuhan dan yang segera dikubur dalam kuburan massal.
Kekacauan ini meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan.
Namun Kementerian Kesehatan di Gaza, sebuah lembaga dalam pemerintahan yang dikuasai oleh Hamas, terus menghitung jumlah korban.

Pada Kamis (26/10/2023), mereka merilis laporan terperinci pertama mengenai korban, memberikan nama, nomor identitas, usia, dan jenis kelamin warga Palestina yang mereka katakan tewas.
Totalnya mencapai 7.028 warga Palestina, termasuk 2.913 anak-anak, menurut kementerian tersebut.
Sumber: Serambi Indonesia
Potret Pilu DJ Koo di Makam Barbie Hsu, Tertunduk Lesu, Hampir Tiap Hari Datang, Buat Peziarah Sedih |
![]() |
---|
Mirisnya Kehidupan Putri Jackie Chan, Etta Ng jadi Tunawisma di Kanada, Tidur di Kolong Jembatan |
![]() |
---|
Beda Nasib dari Pangeran Al Waleed, Munira Abdulla Bangun Lagi Setelah 27 Tahun Koma, Bak Keajaiban |
![]() |
---|
Perjuangan Ayah Pangeran Al Waleed, Tolak Lepas Alat Bantu Hidup Anak, Kamar RS jadi Tempat Berdoa |
![]() |
---|
Pangeran Arab Al Waleed Koma 20 Tahun, 3 Dokter AS Didatangkan untuk Menyadarkan, Hasilnya Sia-sia? |
![]() |
---|