Berita Viral
SADIS! Gegara Tak Kunjung Bayar Utang Rp 150 Ribu, Pria di Riau Dibacok Temannya hingga Kritis
Seorang pemuda di Riau bernama Namo Raya Sihombing (24) dianiaya temannya sendiri gegara tak kunjung bayar utang.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pemuda di Riau bernama Namo Raya Sihombing (24) dianiaya temannya gegara tak kunjung bayar utang.
Seperti diketahui, pelaku dari penganiayaan itu merupakan temannya sendiri berinisial HL (38).
Pelaku kini ditangkap Polsek Perhentian Raja di Kabupaten Kampar, Riau, atas kasus percobaan pembunuhan.

Baca juga: INNALILLAHI! Pamit Melaut, Nelayan di Bungkulan Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Buleleng
Akibat dari insiden itu, korban mengalami luka berat.
Kapolsek Perhentian Raja, Ipda Rizki Masri mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan karena korban tak kunjung membayar utang sebanyak Rp 150.000.
"Motif pelaku sakit hati, karena korban selalu menjanjikan akan membayar hutang sebesar Rp 150.000 kepada pelaku," kata Rizki kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Senin (6/11/2023).
Rizki menjelaskan, aksi penganiayaan tersebut terjadi di Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kampar, Sabtu (4/11/2023).
Awalnya, pelaku mendatangi korban di salah satu tempat jual beli sawit.
Saat itu, pelaku datang menagih utang kepada korban.

Baca juga: BRUTAL! Usai Nonton Balap Liar, 2 Pemuda di Lampung Aniaya Remaja Pakai Besi, Korban Berakhir Tewas
"Pada saat ditagih, korban belum mau membayar utang tersebut. Korban berjanji bayar apabila sudah ada uang," ujar Rizki.
Ucapan korban membuat pelaku marah.
Tanpa pikir panjang, pelaku membacok korban dengan parang yang dibawanya sebanyak dua kali di bagian perut dan punggung.
Korban yang mengalami luka langsung tumbang.
Pelaku pun kabur dari tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah warga yang melihat korban bersimbah darah, melaporkan ke Polsek Perhentian Raja.
"Setelah mendapat laporan, kami langsung ke TKP. Korban saat itu kami temukan sudah bersimbah darah." sebut Rizki.
"Korban langsung kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru." sambungnya.
"Alhamdulillah, nyawa korban berhasil diselamatkan. Saat ini korban menjalani perawatan medis," terangnya.
Beberapa jam kemudian, petugas berhasil menangkap pelaku.
Barang bukti yang diamankan sebilah parang yang digunakan pelaku membacok korban.
Saat ini, kata Rizki, pelaku telah ditahan di Mapolsek Perhentian Raja.
"Pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 353 ayat (2) KUHP atau Pasal 338 KUHP Jo 53 KUHP. Ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara," kata Rizki.

Berita Lainnya, Pria Mabuk Nekat Bacok Tetangga di Medan pakai Samurai, Gegara Tersinggung Tawaan Korban
Seorang pria sedang mabuk nekat membacok tetangganya di Medan, Sumatera Utara menggunakan samurai.
Pada saat kejadian, pelaku merasa tersinggung ketika korban tertawa di dekatnya.
Diketahui, pelaku pembacokan tersebut bernama Handoko Sinaga alias Koko berusia 44 tahun.
Kejadian tragis ini terjadi di Jalan Garu II, Kecamatan Medan Amplas, Medan.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengatakan, pelaku ditangkap polisi.
Pelaku ditangkap polisi usai membacok warga pada Kamis (26/10/2023) sekira pukul 20.30 WIB.
Pelaku berhasil diringkus tanpa adanya perlawan.
Baca juga: TEGA! Seusai Salat Subuh, Pria di Riau Bacok Parang Istrinya, Tewas, Kini Khilaf:Ortu Dengar Jeritan
"Pelaku sudah tertangkap, satu orang cuma satu pelakunya," kata Faidir kepada Tribun-medan, Minggu (29/10/2023).
Kejadian ini bermula saat pelaku melintas di depan rumah korban.
Pada saat itu, pelaku mendengar korban tertawa.
Merasa tersinggung, pelaku pun menghampiri korban dengan membawa samurai.
"Kondisi pelaku sedang mabuk. Jadi pelaku ini lewat lalu dengar korban ketawa, cuma korban bukan ketawa sama dia," sebutnya.
Katanya, ketika itu pelaku langsung menghampiri korban.
Keduanya pun terlibat percekcokan sengit.
Baca juga: DETIK-DETIK Anggota TNI di Manokwari Bacok Komandan usai Apel, Diduga Rasis: Dapat 12 Jahitan

Lantaran tak kunjung usai, pelaku langsung membacok korban dibagian bahunya.
Korban mengalami luka pada tubuhnya akibat bacokan samurai dari pelaku.
"Pas pelaku memang membawa senjata tajam, diambilnya lalu dibacokkannya korban, cuma lukanya sedikit," bebernya.
Faidir menyampaikan bahwa, antara korban dan pelaku memang tinggal di satu lingkungan yang sama.
Keduanya disinyalir merupakan tetangga satu lingkungan.
Saat ini pelaku pun sudah ditahan di Polsek Patumbak dan masih dalam pemeriksaan.
Dari tangan pelaku polisi juga menyita satu buah senjata tajam jenis pedang samurai yang dipakai untuk melukai korbannya.
Kini pelaku dikenai pasal atas tindakan kriminalnya.
"Pasal yang dipersangkakan 351 ayat 1," pungkasnya.
Diolah dari berita tayang di Kompas.com
Sumber: Kompas.com
Sosok Affan Kurniawan, Ojol Muda dari Palmerah Jakarta yang Tewas Terlindas Mobil Brimob saat Demo |
![]() |
---|
Tangis Akbar Cowok 20 Tahun Dipaksa Ikut Demo di Gedung DPR 28 Agustus, Terisak di Pinggir Jalan |
![]() |
---|
Sosok Robin Westman Pelaku Penembakan Brutal di Sekolah Minneapolis AS, Meninggal Usai Bunuh 2 Bocah |
![]() |
---|
Sosok Said Iqbal, Komandan Aksi Ribuan Buruh Hari Ini yang Terus Lantang Suarakan Keadilan |
![]() |
---|
Heboh Penemuan Potongan Kaki di Tempat Sampah, Ternyata Milik Pasien RS di Ternate Setelah Amputasi |
![]() |
---|