Melihat Program Makan Siang di Sekolah Jepang yang Sudah Dirintis Sejak Tahun 1889, Tidak Gratis
Pemerintah secara resmi menetapkan kegiatan kyushoku, yang merupakan bentuk pengaplikasian shokuiku saat jam makan siang.
Editor: Sinta Manila
Rata-rata biaya makan siang sekolah bulanan yang dibayarkan oleh orangtua di sekolah dasar adalah 4.343 yen atau sekitar Rp 452.000 (kurs Rp 104 per bulan).
Untuk sekolah menengah pertama negeri, rata-rata biaya makan siang sekitar 4.941 yen atau Rp 514.000 per bulan.
Angka tersebut berdasarkan survei dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang pada 2018.
Menyediakan makanan bergizi tinggi di sekolah dengan biaya rendah dinilai memiliki pengaruh yang baik terhadap kesehatan anak-anak.
Bangun pola makan sehat
Pakar gizi dari Kanagawa Institute of Technology Jepang Profesor Naomi Aiba menjelaskan, manfaat shokuiku yang diterapkan sejak dini utamanya untuk membentuk pola makan sehat.
"Jika sudah dibiasakan makan tidak berlebihan, komposisi gizinya lengkap, dan makan teratur seperti yang diajarkan di shokuiku, berat badan bisa terkontrol dan penyakit terkait gaya hidup tidak sehat bisa dicegah," jelas Aiba.
Kondisi tersebut diduga berhubungan erat dengan tingginya harapan hidup dan rendahnya tingkat obesitas di Jepang.
Saat makan siang, siswa belajar etika makan, memakai beragam alat makan, sopan santun, postur makan, serta makan dengan menu sehat.
Siswa pun melayani diri mereka sendiri, dan membersihkan diri usai makan sampai batas waktu tertentu tanpa bantuan petugas kebersihan.
Bagi orang-orang yang dibesarkan di Jepang, perilaku ini merupakan hal yang wajar untuk diterapkan.
Selain menuntaskan rasa lapar, program makan siang di sana juga mendorong kemandirian siswa serta mengembangkan rasa tanggung jawab dan budaya makan sehat.
Artikel diolah dari Kompas.com
Sumber: Kompas.com
| Gencatan Senjata dengan AS Segera Berakhir! Iran Siapkan 'Kejutan Besar' di Medan Perang |
|
|---|
| Presiden AS Donald Trump Ultimatum Iran: Duduk di Meja Perundingan atau Hadapi Akibatnya |
|
|---|
| Bocoran Perjanjian Baru AS-Iran, Trump Klaim Lebih Baik dari Sebelumnya: Kami Akan Menyelesaikannya |
|
|---|
| Ketegangan Iran vs AS Kembali Meledak! 2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Donald Trump Ngamuk Berjam-jam ke Jenderal Usai Pilot AS Jatuh, Ujungnya Melunak Bahas Nuklir Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Makan-Siang-Mendidik-Jadi-Acara-Rutin-Siswa-Sekolah-Dasar-di-Jepang.jpg)