Khazanah Islam
Apakah Orang Kaya Boleh Mendapatkan Bagian Daging Kurban? Buya Yahya Ingatkan untuk Bersenang-senang
Apakah orang kaya boleh mendapatkan bagian daging kurban di hari raya Idul Adha?
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Daging kurban yang dibagikan saat hari raya Idul Adha diprioritaskan untuk fakir miskin.
Lalu apakah orang kaya boleh mendapatkan bagian daging kurban di hari raya Idul Adha?
Baca juga: Bagaimana Jika Suami Rajin Ibadah Tapi Sering Bikin Istri Nangis di Rumah? Begini Nasihat Buya Yahya
Cara pembagian daging kurban sesuai dengan ajaran Islam adalah aspek yang penting dalam menyempurnakan ibadah saat Hari Raya Idul Adha.
Terdapat aturan pembagian daging kurban dalam Islam bagi yang berkurban dan untuk dibagikan.
Dalam aturan pembagian daging kurban ada tiga golongan yang berhak menerimanya.
Yakni Shohibul kurban atau orang yang berkurban, fakir miskin, dan umum seperti tetangga, teman hingga kerabat.
Hal itu sesuai dengan hadist Nabi SAW, riwayat Ibnu Umar, tentang aturan pembagian daging kurban kepada yang berhak menerimanya.
"Gunakanlah untuk keluargamu sepertiga daging kurban, berikanlah tetanggamu yang fakir sepertiga, shodaqohkanlah pada orang yang minta-minta sepertiga." (HR. Ibnu Umar)
Apakah orang yang sudah kaya secara finansial boleh mendapatkan daging kurban?

Ulama Buya Yahya pernah membahas tentang apakah orang kaya juga boleh mendapatkan daging kurban.
Di tayangkan di YouTube Al Bahjah TV, Buya menjelaskan bahwa daging kurban boleh dinikmati oleh siapa saja.
"Kurban untuk senang-senang di hari raya, cuma miskin prioritas.
Karena orang miskin jarang mendapatkan daging, orang kaya bisa membeli setiap saat."ujar Buya Yahya.
"Kalaupun kita memberikan pada orang kaya tetangga kita sah." tegas Buya Yahya.
Menukil infomasi dari beberapa laman, bahwa ada aturan untuk pembagian daging kurban.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
Sehelai Rambut Kelihatan di Jidat saat Shalat, Apakah Tetap Sah? Ulama Buya Yahya Jelaskan Hukumnya |
![]() |
---|
Hukum Keluar Angin dari Kemaluan Depan Wanita, Apakah Sama dengan Kentut? Ini Penjelasan Buya Yahya |
![]() |
---|
Menikah dengan Suami Orang, Apakah Juga Termasuk Jodoh? Buya Yahya Jelaskan dari Pandangan Islam |
![]() |
---|
Demi Tutup Aib Anak Hasil Zina, Bolehkah Pakai bin Ayahnya saat Ijab Kabul? Buya Yahya Beri Panduan |
![]() |
---|
Najis Tercampur karena Pakaian Direndam Sabun, Buya Yahya Beri Panduan Menyucikan Sesuai Syariat |
![]() |
---|