Berita Viral
Donald Trump Kecewa Berat Usai Spanyol & Inggris Tolak Bantu Serang Iran, Ancam Putus Perdagangan
Donald Trump murka, Spanyol dan Inggris tolak bantu serang Iran, AS ancam putus hubungan dagang.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Presiden AS Donald Trump marah setelah Spanyol dan Inggris menolak membantu operasi militer terhadap Iran.
- Spanyol menegaskan tidak memberi izin penggunaan pangkalan militer, sementara Inggris menolak terlibat dalam serangan ofensif.
- Trump pun mengancam memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol, memicu ketegangan baru di antara sekutu Barat.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meluapkan kekecewaannya terhadap dua sekutu utama NATO, yaitu Spanyol dan Inggris.
Kedua negara tersebut menolak memberikan dukungan penuh terhadap rencana operasi militer Amerika Serikat untuk menyerang Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Penolakan itu terutama terkait izin penggunaan pangkalan militer strategis yang berada di wilayah Spanyol serta keterlibatan langsung Inggris dalam serangan ofensif.
Merespons sikap tersebut, Trump secara terbuka menyatakan kemarahannya dan menyebut keputusan sekutu Eropa itu sangat mengecewakan.
Ia bahkan menyinggung bahwa hubungan Amerika dengan Inggris kini terasa jauh berbeda dibandingkan masa lalu.
Tak berhenti di situ, Trump juga mengancam akan memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai bentuk tekanan politik dan ekonomi.
Ancaman tersebut muncul setelah Madrid menolak pangkalan militernya digunakan untuk operasi serangan terhadap Iran.
Situasi ini memicu kekhawatiran akan memburuknya hubungan antara Amerika Serikat dan sejumlah sekutu Eropa di tengah konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan tersebut juga menambah daftar panjang dinamika diplomatik yang muncul setelah serangan militer Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran memicu reaksi keras di berbagai negara.
Baca juga: Donald Trump Tolak Keras Mojtaba Putra Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran: Tidak Dapat Diterima
Ketegangan baru muncul di antara sekutu Barat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik tajam kepada pemerintah Spanyol dan Inggris.
Trump menyebut Spanyol sebagai 'pecundang' dan menyatakan kekecewaannya terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer setelah kedua negara menolak terlibat penuh atau ikut membantu dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
Komentar keras itu muncul setelah Madrid dan London menegaskan sikap hati-hati terhadap eskalasi perang di Timur Tengah yang semakin meluas.
Spanyol Tegaskan Tak Ada Kesepakatan Militer dengan AS
Ketegangan bermula ketika Gedung Putih menyatakan bahwa Spanyol telah setuju bekerja sama dengan misi militer AS.
Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares.
Dalam wawancara radio lokal, Albares menegaskan tidak ada perubahan sikap dari pemerintahnya.
| Balasan Berkelas Josepha Usai Disalahkan di Cerdas Cermat, Permalukan Juri & MC Lewat Tayangan Ulang |
|
|---|
| Respon Menteri HAM Pigai soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi': Harus Melalui Putusan Pengadilan |
|
|---|
| Pakistan Disebut Bantu Selamatkan Pesawat Iran dari Serangan, Netral atau Bermain Dua Arah? |
|
|---|
| Update Kasus Suap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Memanas: KPK Periksa Aliran Uang dari Banyak Pihak |
|
|---|
| Kondisi Dapur MBG di Jakbar Bikin Syok, KSP Dudung Temukan Banyak Belatung & Sampah: Ancam Penutupan |
|
|---|