Iran vs AS
Ketegangan Memuncak, AS Perluas Operasi di Perairan Internasional, Kapal-Kapal Iran Jadi Target
AS perluas operasi, kapal Iran diburu di seluruh dunia, ketegangan global makin memuncak cepat
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- AS memperluas operasi militer dengan memburu kapal-kapal yang diduga terafiliasi Iran di berbagai jalur pelayaran dunia.
- Langkah ini memicu ketegangan baru dengan Iran yang menilai tindakan tersebut sebagai provokasi serius dan melanggar hukum internasional.
- Eskalasi konflik ini turut mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran konflik maritim yang lebih luas.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali mencapai titik kritis setelah Amerika Serikat memperluas operasi militernya di perairan internasional.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pengetatan blokade terhadap jalur suplai maritim Iran yang semakin agresif dalam beberapa pekan terakhir.
Sejumlah laporan menyebutkan kapal-kapal yang terafiliasi dengan Iran kini menjadi target pengawasan dan pengejaran di berbagai rute pelayaran global.
Operasi ini tidak hanya terfokus di Teluk Persia, tetapi juga meluas hingga Samudra Hindia dan jalur perdagangan strategis dunia.
Washington menegaskan kebijakan tersebut sebagai langkah untuk menekan aktivitas maritim yang dianggap mengancam keamanan internasional.
Sementara itu, Iran mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk provokasi dan pelanggaran hukum laut internasional.
Situasi di lapangan semakin memanas setelah beberapa insiden saling kejar antara kapal perang kedua negara dilaporkan terjadi.
Dampaknya mulai terasa pada stabilitas pasar energi global yang ikut bergejolak akibat ketidakpastian jalur distribusi minyak.
Para analis menilai eskalasi ini berpotensi membuka babak baru konflik laut yang lebih luas dan sulit dikendalikan.
Baca juga: Ancaman Besar! Houthi Tegaskan Siap Blokade Selat Bab el-Mandeb Jika AS Halangi Perdamaian
Seperti diketahui, Militer Amerika Serikat (AS) tengah bersiap untuk melakukan tindakan tegas terhadap kapal-kapal tanker minyak yang berafiliasi dengan Iran.
AS berencana menaiki hingga menyita kapal-kapal komersial tersebut di perairan internasional dalam beberapa hari ke depan.
Langkah ini diambil menyusul tindakan militer Iran yang kian memperketat kendali di Selat Hormuz.
Pada Sabtu (18/4/2026), Iran dilaporkan menyerang beberapa kapal komersial setelah mengeklaim jalur air strategis tersebut berada di bawah pengawasan ketat mereka.
Kebijakan pemerintahan AS untuk meningkatkan tekanan ekonomi ini bertujuan memaksa Teheran segera membuka kembali Selat Hormuz serta memberikan konsesi terkait program nuklirnya.
Menurut Komando Pusat AS (Centcom), pasukannya telah memulangkan 23 kapal yang berupaya meninggalkan pelabuhan Iran sebagai bagian dari blokade.
Incar kapal Iran di seluruh dunia
| Donald Trump Ngotot Sudah Lumpuhkan Iran, Intelijen AS Ungkap Kebenaran: 'Mereka Masih Berbahaya' |
|
|---|
| Imbas Iran Tutup Selat Hormuz, AS Bersumpah Akan Buru Kapal Musuh di Manapun Berada di Seluruh Dunia |
|
|---|
| Iran Berubah Pikiran, Selat Hormuz Kembali Ditutup untuk Semua, Kapal Tanker Ditembaki Militer |
|
|---|
| Takut Ditembaki, Puluhan Kapal Tak Mau Lewati Selat Hormuz, Iran Kembali Tutup Perairan Pentingnya |
|
|---|
| Kembali Memanas! Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, AS Disebut Langgar Kesepakatan Negosiasi |
|
|---|