Mengenang 7 Tahun Pembunuhan Ade Sara, Ditemukan di Pinggir Tol, Mantan Pacar Divonis Seumur Hidup
5 Maret 2021, tepat 7 tahun lalu jenazah Ade Sara ditemukan di pinggir tol setelah dibunuh mantan dan pacar barunya.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tujuh tahun lalu, jenazah Ade Sara ditemukan di pinggir tol setelah dibunuh mantan kekasih dan pacar barunya.
Pada 5 Maret 2014 atau tujuh tahun yang lalu, seorang perempuan muda ditemukan tewas di pinggir tol Bintara, Bekasi, Jawa Barat.
Perempuan itu kemudian teridentifikasi sebagai Ade Sara Angelina Suroto (19), mahasiswi di Universitas Bunda Mulia, Jakarta Utara.
Berselang tiga hari sejak penemuan jenazah Ade Sara, polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan.
Sosok yang menghabisi nyawa Ade Sara tak lain adalah mantan kekasihnya, Ahmad Imam Al Hafitd, bersama sang pacar baru, Assyifa Ramadhani.
2 hari menghilang
Salah satu pekerja di rumah Sara, Nana, mengatakan, anak majikannya terakhir kali berada di rumah di Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur itu pada Senin (3/3/2014).
Baca juga: Kasus Pembunuhan 2 Wanita dalam Sehari, Pelaku Oknum Polisi, Motif Sakit Hati Tapi Bukan Soal Cinta
Baca juga: Update Kasus Aulia Kesuma: MA Tolak Kasasi, Terdakwa Pembunuhan Berencana Tetap Divonis Hukuman Mati

Sebelumnya, pada Minggu malam, Sara pergi menghadiri acara musik Java Jazz di bilangan Jakarta Pusat.
Pada Senin pagi, Sara diantarkan ayahnya, Suroto, dengan sepeda motor menuju Stasiun Klender.
Almarhumah kala itu hendak berangkat ke kampus yang dilanjutkan ke tempat les bahasa Jerman di Goethe Institute.
"Diantar sama ayahnya. Habis itu enggak pulang-pulang lagi," kata Nana, saat ditemui di rumah korban, Kamis (6/3/2014).
Ibu Sara, Elisabeth Diana, menjelaskan, dirinya masih sempat berkomunikasi dengan putrinya pada Senin siang.
Saat itu, Elisabeth meminta putrinya melakukan sesuatu untuknya.
Lalu, Sara meneleponnya sekitar pukul 13.32.
"Kemudian dia telepon: 'Mah, udah ya'," tutur Elisabeth di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (7/3/2014).