Breaking News:

Virus Corona

HATI-HATI Ini Daftar 12 Penyakit Komorbid yang Dilarang Suntik Vaksin, Bisa Berdampak Buruk

Tidak semua orang bisa menerima vaksin Covid-19, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit kormobid.

Editor: galuh palupi
Freepik dan Star2.com
Ilustrasi demam setelah vaksin Covid-19 

Masih kata Prof Yuwono, bisanya kalau bukan varian delta, begitu nempel dihancurkan oleh enzim protease. Tapi kalau varian delta, dia nggak hancur. Oleh karena itu disebut tahan terhadap antibodi.

"Lalu tahan terhadap imunitas alami yang dimiliki manusia. Karena itu relatif bisa dijumpai pada anak-anak. Kalau selama ini anak-anak lebih tahan terhadap Covid-19, tapi untuk varian delta ini anak-anak juga lebih mudah terinfeksi," ungkapnya.

Namun menurut Prof Yuwono jangan dibuat menakutkan, maksudnya anak-anak jadi lebih mudah terinfeksi terdapat vairan delta, dikarenakan kalau sebelumnya anak-anak sulit terinfeksi. Kalau yang varian delta ini anak-anak lebih mudah terinfeksi.

"Virus Covid-19 ini juga belajar seperti manusia. Kalau sebelumnya sulit kena ke anak-anak, sekarang mudah."

"Tapi kalau bukti lebih ganas tetap tidak ada. Jadi baik varian India, delta dan lain-lain belum ada bukti lebih ganas. Namun memang lebih cepat menular," jelasnya.

Baca juga: CURHAT Nadia Christina, Kena Covid-19, Kini Alami KDRT dari Alfath Fathier, Nyesel: Dibutakan Cinta

Menurut Prof Yuwono, dalam satu bulan bisa saja timbul satu varian dari corona ini, jadi bisa dibayangkan. Misalkan, kalau sekarang sudah ada 20 varian artinya bisa jadi 40 varian dan seterunya.

"Sampai sejauh ini varian Covid-19 hanya lebih muda menular atau menginfeksi tapi tidak bertambah soal keganasannya. Kalau kematian meningkat, itu karena komorbid," cetusnya.

• Di Brasil, Vaksin Sinovac Tak Berdaya Lawan Varian Gamma, Bisa Lolos dari Antibodi

Menurut Prof Yuwono yang juga sebagai Dirut RS Pusri mengatakan, semakin banyaknya varian tentu akan semakin banyak mendapatkan tantangan, terutama dalam hal vaksin. 

"Lalu kita dari anak-anak sampai lansia harus waspada. Kalau sebelumnya lebih waspada ke lansia, yang punya komorbid. Tapi sekarang mulai dari anak-anak sampai lansia harus waspada," 

Meskipun begitu menurut Prof Yuwono, harus tetap tenang, karena semua varian Covid-19 tidak terbukti menambah keganasan hanya menambah daya tular. 

"Jadi tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes) 3M atau bahkan 5M. Itu cara mencegahnya, dan tetap memperkuat imunitas tubuh kita," pesannya. (Tribun Timur)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul 12 Penyakit Komorbid yang Dilarang Vaksinasi, Jika Dipaksakan, Fatal Akibatnya

Baca artikel lain terkait Covid-19 di sini

Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved