Breaking News:

Penanganan Covid

Tarif Baru Rapid Test Antigen di Stasiun Kereta Api per 1 Januari 2022, Berikut Daftar Lengkapnya!

Tarif terbaru tes rapid antigen di stasiun mulai 1 Januari 2022 beserta daftar lengkap stasiun

Editor: Talitha Desena
Kompas.com/ Kristianto Purnomo
Ilustrasi uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tarif terbaru Rapid Test Antigen di stasiun per 1 Januari 2022 menjadi Rp 35.000, berikut daftar stasiunnya.

Layanan Rapid Test Antigen di stasiun merupakan hasil Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo.

Selain itu juga hasil sinergi dengan Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab serta pihak-pihak lainnya.

Mulai 1 Januari 2022, terdapat tarif baru layanan Rapid Test Antigen di stasiun yang ditetapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Diketahui, sebelumnya tarif layanan Rapid Test Antigen Rp 45.000, tetapi sekarang turun menjadi Rp 35.000 dan berlaku di 83 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen.

"Penyesuaian tarif Rapid Test Antigen tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan di masa libur Tahun Baru 2022 ini," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dikutip dari kai.id.

Baca juga: Kepergok Palsukan Surat Rapid Antigen, 4 Gadis Menangis Terjaring Razia Mudik : Kita Kangen Orangtua

Baca juga: WASPADA MUTASI BARU Covid-19, BPPT Segera Luncurkan Rapid Test Kit Deteksi Antibodi Pasca Vaksinasi

Ilustrasi rapid test antigen Covid-19.
Ilustrasi rapid test antigen Covid-19. (Horth Rasur via Kompas.com)

Kemudian, pada periode 17 hingga 29 Desember 2021, KAI telah menolak 22.576 pelanggan karena belum melengkapi persyaratan, dengan rincian sebagai berikut:

a. 9.628 tidak melakukan PCR bagi yang berusia di bawah 12 tahun;

b. 8.983 tidak Rapid Test Antigen;

c. 3.864 tidak vaksin dosis kesatu atau kedua;

 
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved