Khazanah Islam
Solusi Mengatasi Was-was Pakaian Terkena Najis saat Buang Air Kecil, Maka Disunahkah Percikkan Air
Was-was apakah najis masih ada dan menempel di celana, maka nabi Muhammad mengajarkan cara yang menjadi sunah sebelum buang air kecil.
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Suci dari najis merupakan syarat sah untuk melaksanakan ibadah bagi umat muslim.
Termasuk air kencing merupakan najis yang harus dibersihkan sebelum melaksanakan ibadah shalat.
Baca juga: Bolekah Shalat Dilakukan dengan Cara Ngebut saat Terburu-buru? Buya Yahya Ingatkan Syarat Sah Shalat
Jika ada rasa was-was apakah najis masih ada dan menempel di celana, maka nabi Muhammad mengajarkan cara yang menjadi sunah sebelum buang air kecil.
Yakni dengan memercikkan air bersih ke celana atau ke baju, sebelum kita melakukan hajat buang air.
Tujuannya agar kita terhindar dari rasa was-was atau khawatir berlebihan akan adanya najis yang menempel di pakaian.
Sunah ini pernah diterangkan oleh ulama Buya Yahya di channel YouTube Al Bahjah TV.
Baca juga: Apakah Tidur saat Shalat Bikin Batal? Buya Yahya Berikan Penjelasan, Kapan Harus Mengulang Ibadahnya
Islam mengajarkan adab hidup sedetail-detailnya termasuk saat orang akan melakukan buang hajat kecil yang benar.
Yakni sebelum membuang air kecil sebaiknya atau disunahkan untuk memercikkan sedikit air yang masih bersih ke celana.
Untuk apa memercikkan air ke celana sebelum buang air kecil? Bukankah kegiatan itu justru membuat kita tidak mengetahui jika ada najis yang menempel pada celana.
Rupanya Nabi Muhammad SAW mengajarkan hal ini bukan tanpa tujuan mulia dengan tujuan agar orang-orang terhindar dari rasa was-was yang berlebihan.
Dalam Islam kita harus suci dari najis termasuk air kencing kita sendiri, sehingga saat buang air kecil harus sangat berhati-hati.

"Sunnah memercikkan air di celana kita itu pendidikan untuk menghindarkan kita agar tidak jatuh ke dalam dunia was-was." ujar Buya Yahya mengawali penjelasan tentang sunah yang jarang diketahui ini.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu menjelaskan lebih detail tentang manfaatn sunah ini.
"Sehingga sambil buang air kecil kita percikkan sedikit di celana. Tujuannya apa?
Jika nanti melihat bebasahan langsung kebayang kemana, kepada percikkan." jelas Buya Yahya.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
Sehelai Rambut Kelihatan di Jidat saat Shalat, Apakah Tetap Sah? Ulama Buya Yahya Jelaskan Hukumnya |
![]() |
---|
Hukum Keluar Angin dari Kemaluan Depan Wanita, Apakah Sama dengan Kentut? Ini Penjelasan Buya Yahya |
![]() |
---|
Menikah dengan Suami Orang, Apakah Juga Termasuk Jodoh? Buya Yahya Jelaskan dari Pandangan Islam |
![]() |
---|
Demi Tutup Aib Anak Hasil Zina, Bolehkah Pakai bin Ayahnya saat Ijab Kabul? Buya Yahya Beri Panduan |
![]() |
---|
Najis Tercampur karena Pakaian Direndam Sabun, Buya Yahya Beri Panduan Menyucikan Sesuai Syariat |
![]() |
---|