Pilkada 2024
Survei Pilkada Jateng 2024, Elektabilitas Gus Yusuf Tertinggal Jauh dari Kaesang & Ahmad Luthfi
Elektabilitas Muhammad Yusuf Chudlori masih rendah di hasil survei terbaru Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Elektabilitas Muhammad Yusuf Chudlori masih rendah di hasil survei terbaru Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.
Bahkan elektabilitas Muhammad Yusuf Chudlori juga tertinggal jauh dari para pesaingnya seperti Kaesang Pangarep, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.
Terbaru, Muhammad Yusuf Chudlori menyebutkan dirinya tidak kaget dengan hasil survei Kompas yang menyebutkan dirinya memperoleh 1,2 persen dukungan jika dicalonkan sebagai gubernur Jateng.
Baca juga: Survei Elektabilitas Pilkada Jatim 2024 versi Proximity Indonesia, Terjawab Penantang Kuat Khofifah
Menurut Gus Yusuf, hasil survei tidak mencerminkan perolehan suara sesungguhnya di masyarakat. Ia pun menyatakan tetap maju dalam Pilgub 2024.
”Kami menghargai hasil survei Kompas, tetapi kami ada survei internal yang hasilnya (menunjukkan) tidak separah itu." kata Gus Yusuf saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (18/7/2024).
"Kami masuk 3-5 besar,” lanjutnya.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2024, dua kader PDI-P, yakni mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Wuryanto, memiliki elektabilitas masing-masing 2 persen dan 1,2 persen.
Namun, jika ditilik dari potensi keterpilihan, sebanyak 2,4 persen responden menjawab pasti akan memilih Hendrar dan 37,6 persen responden menjawab mempertimbangkan akan memilihnya.
Adapun untuk Bambang, sebanyak 3,2 persen responden pasti memilihnya dan 47,4 persen responden mempertimbangkan akan memilihnya.
Resistensi kepada dua tokoh ini pun berada di bawah 10 persen.

Hasil survei elektabilitas
Angka elektabilitas kedua figur itu terpaut tak terlampau jauh dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 7 persen.
Figur lainnya yang terekam survei berturut-turut di bawah putra Presiden Joko Widodo tersebut adalah Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi (6,8 persen), mantan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (3,2 persen), pesohor Raffi Ahmad (2,8 persen), Bupati Kendal Dico Ganindito (2,6 persen), mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo (2,4 persen), dan Ketua DPW PKB Jateng Muhammad Yusuf Chudori (1,2 persen).
Menurut Gus Yusuf, hasil survei bisa menunjukkan kenyataan berbeda dengan pilihan masyarakat.
Ia mencontohkan, dalam Pilgub Jateng 2018-2023, pasangan yang diusung PKB bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Amanat Nasional (PAN), yaitu Sudirman Said dan Ida Fauziyah, mendapatkan elektabilitas 15 persen.
Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
![]() |
---|
Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
![]() |
---|
Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
![]() |
---|
Pilkada Pasaman 2024 Diulang, Anggit Kurniawan Didiskualifikasi MK, Sembunyikan Status Mantan Napi |
![]() |
---|