Berita Viral
Kim Jong Un Mendadak Panaskan Mesin Perang Korut, Sinyal Bahaya untuk AS dan Donald Trump?
Kim Jong Un panaskan mesin perang Korut, ancam AS & Trump, ketegangan global memuncak.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Kim Jong Un memanaskan mesin perang Korut dengan uji coba rudal jelajah dan pameran kapal perusak baru.
- Tindakan ini meningkatkan ketegangan dengan AS dan sekutunya, sekaligus memperkuat legitimasi rezim di dalam negeri.
- Situasi memicu kekhawatiran akan konflik militer dan pertanyaan serius soal respons Presiden Donald Trump.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dalam beberapa hari terakhir, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un secara mengejutkan memanaskan mesin perang Korea Utara dengan uji coba rudal jelajah strategis dan inspeksi kapal perusak kelas Choe Hyon.
Kegiatan militer ini menunjukkan ambisi Pyongyang memperkuat kemampuan angkatan laut, termasuk potensi persenjataan nuklir pada kapal permukaan dan kapal selam.
Korut menegaskan bahwa manuver militer Amerika Serikat dan sekutunya merupakan ancaman langsung yang memaksa mereka bersiap mengambil tindakan ofensif.
Demonstrasi kekuatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat legitimasi Kim Jong Un di dalam negeri serta menegaskan posisi tawarnya dalam diplomasi internasional.
Situasi ini memunculkan sinyal bahaya nyata bagi Amerika Serikat , sekaligus menimbulkan kekhawatiran akan konflik militer dan ketidakstabilan regional.
Baca juga: Donald Trump Kecewa Berat Usai Spanyol & Inggris Tolak Bantu Serang Iran, Ancam Putus Perdagangan
Seperti diketahui, Kim Jong Un memeriksa kapal perusak baru milik angkatan laut negaranya, sekaligus mengawasi uji peluncuran rudal jelajah strategis dalam rangkaian kegiatan militer yang berlangsung pekan ini.
Inspeksi tersebut dilakukan selama dua hari terhadap kapal perusak Choe Hyon berbobot 5.000 ton, menurut laporan South China Morning Post pada Kamis (5/3/2026).
Media Pemerintah Korut KCNA melaporkan, Kim juga meninjau kemampuan operasional kapal perang tersebut setelah menyelesaikan pelayaran uji coba atau uji laut pertama pada Selasa (3/3/2026).
Menurut KCNA, Kim memuji kapal perang itu sebagai simbol baru kekuatan pertahanan laut Korea Utara.
Ia juga menegaskan ambisi Pyongyang memperkuat kekuatan angkatan laut, termasuk dengan memperluas platform persenjataan nuklir pada kapal permukaan dan kapal selam.
"Kekuatan Angkatan Laut kita untuk menyerang dari bawah dan di atas air akan tumbuh pesat. Persenjataan Angkatan Laut dengan senjata nuklir menunjukkan kemajuan yang memuaskan," kata Kim seperti dikutip KCNA.
Kim juga memperingatkan pihak luar agar tidak meremehkan peningkatan kekuatan militer Korea Utara.
“Jika ada kekuatan yang meragukan penguatan kekuatan pertahanan kita, itu berarti mereka akan langsung menjadi musuh kita,” kata Kim seperti dikutip oleh surat kabar resmi Partai Buruh Korea, Rodong Sinmun.
Sinyal bahaya untuk Amerika
Para analis menilai, demonstrasi kekuatan Angkatan Laut Korea Utara berkaitan dengan situasi geopolitik terbaru, termasuk serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran, serta latihan militer gabungan AS-Korea Selatan yang akan dimulai pada 9 Maret 2026.
Hong Min, peneliti senior di Institut Unifikasi Nasional Korea, mengatakan bahwa situasi tersebut tampaknya turut andil dalam keputusan Kim memanaskan mesin perangnya.
| Tragedi di Perairan Malaysia, Kapal Pembawa WNI Tenggelam, 14 Penumpang Hilang |
|
|---|
| Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR Memanas, Juri dan MC Digugat ke PN Jakpus Usai Salahkan Jawaban Siswa |
|
|---|
| Heboh! Sopir Mobil SPPG di Depok Jawa Barat Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Kariernya Tamat Seketika |
|
|---|
| Nasib Shindy Lutfiana Berubah Usai Viral di Lomba Cerdas Cermat MPR, Sang MC Akui Kehilangan Job |
|
|---|
| Rupiah Anjlok Tembus 17.500 per Dollar AS, Ancaman Pembengkakan Subsidi BBM Menghantui Pemerintah |
|
|---|