KENALI CIRI Darah Tinggi Kumat & Cara Cepat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat
Kenali ciri darah tinggi saat kumat dan cara cepat menurunkan tekanan darah.
Editor: Candra Isriadhi
Studi menyebutkan bahwa konsumsi tiga gelas alkohol atau lebih dapat menjadi penyebab tekanan darah tinggi.
Bila alkohol dikonsumsi secara rutin dalam jumlah banyak, tekanan darah bisa menjadi sulit dikontrol.
- Salad Dressing
Salad sering dianggap sebagai makanan sehat. Sayuran dan buah-buahan dalam salad memang sangat menyehatkan.
Akan tetapi, berhati-hatilah dengan dressing yang digunakan untuk menambah cita rasa salad.
Sebagian besar dressing salad berbentuk saus mengandung garam, gula, dan lemak jenuh yang tinggi.
Jika penderita hipertensi ingin mengonsumsi salad, sebaiknya gunakan dressing yang lebih menyehatkan. Misalnya, pakai campuran minyak zaitun, minyak wijen, dan bawang putih.
- Kulit Ayam
Salah satu bagian ternikmat dari ayam adalah kulitnya. Apalagi jika dimasak hingga garing.
Namun, bagian lezat ini merupakan bagian yang tak menyehatkan dari ayam.
Kulit ayam mengandung kolesterol yang tinggi. Selain itu, dalam pengolahannya, sering kali ditambahkan banyak garam.
- Ikan Asin
Hindari mengonsumsi ikan asin terlalu sering dan banyak.
Kandungan garam dalam ikan asin sudah jelas sangat tinggi.
Namun, jika Anda hanya ingin ikan asin sesekali, misalnya satu kali dalam 1-2 bulan, hal itu tidak masalah.
Saat makan ikan asin, jangan mengombinasikannya dengan makanan lain yang tinggi garam.
- Saus Tomat
Tambahan dari dr. Dyan Mega Inderawati, Serupa dengan daging olahan, makanan seperti saus tomat, sambal, dan pasta sejenis juga merupakan sumber natrium yang berbahaya bila terus dikonsumsi penderita hipertensi. Bayangkan saja, setengah cangkir saus tomat dapat mengandung lebih dari 600 mg sodium.
Maka jangan sampai menyepelekannya.
Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat bersumber dari tingginya kandungan sodium dalam makanan sehari-hari.
Sebagai alternatif, pencinta saus tomat dapat membuat sendiri pasta dari olahan tomat segar yang jauh lebih sehat dan pastinya terkontrol kadar natriumnya.
- Minuman Ringan Bersoda
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, Menambahkan jika Minuman ringan dan bersoda kebanyakan hanya mengandung gula dan kalori tanpa nutrisi lainnya.
Satu kaleng soda umumnya mengandung lebih dari 9 sendok teh gula atau total 39 gram, yang bahkan melebihi jumlah maksimal anjuran gula tambahan per hari.
- Permen
Serupa dengan minuman ringan, permen tidak mengandung nutrisi selain gula dan kalori. Jika ingin camilan manis, pilihlah buah-buahan yang kaya akan vitamin dan dapat menunda lapar.
Selain menyingkirkan deretan makanan di atas, penderita hipertensi dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang memenuhi minimal 50% makanan dalam sehari. Kandungan kalium dalam sayur dan buah dipercaya dapat mengurangi efek natrium dalam tubuh.
Daftar Buah Penurun Darah Tinggi
Ada beberapa buah yang diangggap baik dikonsumsi masyarakat untuk mencegah dan mengatasi tekanan darah tinggi.
Namun, buah-buahan penurun darah tinggi ini bukanlah obat hipertensi, melainkan fungsinya hanya sebagai tambahan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari darah tinggi.
Dilansir dari alodokter, berikut adalah daftar buah-buahan penurun darah tinggi yang bisa Anda coba:
1. Pisang
Pisang adalah salah satu buah penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi.
Kandungan kalium di dalam pisang membantu menyeimbangkan jumlah garam di dalam tubuh, sehingga mampu mengontrol tekanan darah.
Anda dapat mengonsumsi pisang secara utuh, memanggang, atau mencampurnya ke dalam sereal.
2. Semangka
Buah semangka mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan magnesium.
Buah ini juga mengandung L-citrulline yang bisa membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
3. Anggur
Kandungan polifenol di anggur berguna untuk mengontrol tekanan darah.
Polifenol dikenal sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas di dalam tubuh.
Selain itu, buah ini juga mengandung tinggi serat dan rendah kalori, sehingga jika dikonsumsi secara rutin bisa mencegah munculnya sindrom metabolik, termasuk hipertensi.
4. Kiwi
Kiwi memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, seperti vitamin C, vitamin E, folat, dan kalium.
Sebuah penelitian menemukan bahwa penderita hipertensi yang rutin mengonsumsi tiga buah kiwi sehari mengalami penurunan tekanan darah yang lebih cepat.
5. Delima
Menurut penelitian, mengonsumsi jus buah delima lebih dari satu cangkir sehari selama empat minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik (batas atas) dan diastolik (batas bawah).
Meski begitu, belum diketahui kandungan apa yang membuat buah delima dapat menurunkan tekanan darah.
Para peneliti menduga bahwa kandungan kalium dan polifenol dalam buah inilah yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi.
6. Buah bit
Buah bit juga dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi.
Sebuah penelitian menemukan adanya penurunan tekanan darah sistolik setelah enam jam mengonsumsi buah tersebut.
Hal ini karena kandungan nitrat di dalam buah bit berperan dalam penurunan tekanan darah.
Selain mengonsumsi buah penurun darah tinggi, Anda juga perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti membatasi asupan garam, membatasi konsumsi alkohol dan kafein, mengelola stres dengan baik, serta rutin berolahraga.
(TribunPontianak.co.id/Mirna Tribun)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Ciri Darah Tinggi Kumat, Ini Cara Cepat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat.
Artikel lain terkait Kesehatan klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-hipertensi.jpg)