4 Kasus Libatkan Polisi, Eks Kapolres Ngada hingga Band Sukatani, Prabowo Diminta Evaluasi Polri
Berikut kasus-kasus yang melibatkan oknum polisi, mulai dari pencabulan anak oleh eks Kapolres Ngada AKBP Fajar hingga intimidasi Band Sukatani.
Editor: Noviana
Selain itu, ia juga dijerat Pasal 45 ayat 1 junto Pasal 27 ayat 1 UU ITE No 1 Tahun 2024.
Ancaman hukuman maksimal mencapai 15 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar.
Baca juga: Terancam PTDH, Kapolres Ngada AKBP Fajar Diduga Buat 3 Kesalahan Fatal, Tak cuma Viral Cabuli 3 Anak
2. Kasus Pembunuhan Bayi Brigadir Ade Kurniawan
Anggota Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Tengah (Jateng) Brigadir Ade Kurniawan atau AK, ditahan atas kasus dugaan pembunuhan terhadap anak kandungnya dengan cara dicekik.
Terungkap kemudian korban yang baru berusia 2 bulan ternyata adalah hasil hubungan gelap dengan kekasihnya, DJP (24).
Sebelumnya, dilaporkan bahwa DJP yang merupakan pelapor adalah istri dari Brigadir Ade Kurniawan.
Namun dari hasil penyelidikan, diketahui kemudian bahwa keduanya belum menikah.
DJP diketahui merupakan lulusan sebuah kampus negeri di Kota Semarang.
Status hubungan Brigadir Ade dan DJP yang belum resmi menikah pun dibenarkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto.
"Kalau perempuan ini (DJP) adalah teman dekat, belum istri sah. Namun, korban (AN) benar anak kandung dari Brigadir AK."
"Hubungan mereka di luar resmi dari dinas kepolisian," ungkapnya, Selasa (11/3/2025).
Baca juga: Tega Bunuh Anak Kandung Usia 2 Bulan, Brigadir Ade Kurniawan Punya Riwayat Gelap dengan Ibu Bayi
Adapun peristiwa dugaan pembunuhan bayi oleh ayah kandungnya itu terjadi pada Minggu (2/3/2/025).
Artanto menjelaskan kejadian bermula saat Brigadir Ade dan DJP hendak berbelanja.
DJP menitipkan anaknya kepada Brigadir Ade untuk dijaga, sedangkan dirinya berbelanja.
Ketika bayi itu berada di tangan Brigadir Ade, terjadilah dugaan pembunuhan tersebut.
Setelah berbelanja, DJP kembali ke mobil dan mendapati bayinya sudah dalam kondisi yang tak wajar.
| Nasib PKL di Bandung Usai Penertiban, Tak Dapat Kompensasi & Relokasi: Jualan Online Jadi Solusi |
|
|---|
| Ekstrem & Menantang! Waterfall Rappelling di Bandung Barat Buat Wisatawan Berdebar di Ketinggian |
|
|---|
| Terbongkar Alasan SMAN 1 Pontianak Tolak LCC MPR RI Ulang: Hormati Hasil Lomba yang Telah Ditetapkan |
|
|---|
| Niat Tolong Teman Berujung Maut, 2 Orang Pria Tewas Usai Terjebak di Dalam Sumur di Solok Sumbar |
|
|---|
| Hadiri Forum Bidan Senior se-Soloraya, Bupati Hamenang Dorong Target Stunting Turun Drastis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Kolase-kasus-libatkan-oknum-polisi-Eks-Kapolres-Ngada-salah-tangkap-Band-Sukatani.jpg)